Melihat Negara India Dengan Film

film buat PPI

Melihat Negara India melalui film, Bollywood adalah pilihan kurang tepat. Melihat film-film Bolywood sama saja seperti melihat sinetron-sinetron Indonesia jaman dulu yang ceritanya rumit berjam-jam dan banyak kebetlan-kebetulan yang terjadi. Kisah yang disajikan juga jarang mewakili budaya asli India. Tetapi kalau soal keindahan-keindahan manusia, Bollywood adalah pilihan tepat.

Ada beberapa film berbahasa Inggris garapan sutradara-sutradara internasional layaknya Hollywood yang sedikit banyak bercerita tentang India. Cukup menambah pengetahuan bagi mereka yang ingin melihat negeri gajah ini melalui karya film. Jarang sekali ada goyangan disko kegembiraan atau nyanyian sedih menyayat-nyayat seperti dalam film Bollywood yang sangat nyata berkontribusi menambah durasi main menjadi lebih panjang.

Film-film tersebut antara lain:

PARTITION (2007) Berkisahkan seorang pemuda Sikh bernama Gian yang jatuh cinta pada seorang gadis Muslim Naseem yang baru saja terpisah dengan keluarganya ketika peristiwa Partition of India tahun 1947. Naseem dibawa ke desa Gian yang berada di dekat perbatasan Pakistan. Penduduk tetangga-tetangga Gian awalnya tidak menerima kehadiran Naseem, tetapi lama-kelamaan mulai menerimanya. Keduanyapun menikah dan dikaruniai seorang anak lelaki bernama Vijay. Kebahagiaan mereka akhirnya terancam setelah saudara-saudara Naseem di Pakistan mengetahui kabar Naseem bersuami seorang Sikh.

GANDHI (1982) Berdasarkan kisah nyata Mohandas Gandhi yang mempelopori kemerdekaan India dari pemerintahan kolonal Inggris. Setelah Inggris mengakui kemerdekaan India, ternyata masalah belum selesai. Ketegangan antara umat Muslim dan Hindu menjelma kekerasan besar-besaran nasioal. Gandhi menyatakan mogok makan, tidak akan makan kecuali peperangan usai.

Peperangan akhirnya berakhir dan India terbagi-bagi berdasarkan agama. Barat daya India dan India bagian timur ditempati oleh mayoritas Muslim. Dengan dipisahkannya umat Muslim, diharapkan ketegangan akan mereda. Gandhi menentang pendapat ini dan bahkan menunjuk Muhammad Jinnah Ali sebagai perdana menteri pertama India. Bagaimanapun juga, partition of India terjadi nantinya.

Karena ini kisah nyata, film ini telah membangkitkan para kritikus berdebat bahwa pembuat film ini menyampaikan sejarah secara tak adil. Beberapa kritikus berpendapat, pemeranan Jinnah sangat berat sebelah.

OUTSOURCED (2006)
Berbeda dengan kedua film di atas, Outsourced menceritakan keunikan India dari berbagai hal di era kini. Seorang pemuda Amerika Todd, terpaksa harus tinggal di India karena ditempatkan oleh bosnya. Kejengkelan pada serba-serbi keanehan India dan tekanan dari atasan membat Todd semakin gila. Budaya dan sifat orang India yang sangat kontra dengan Todd menambah hari-harinya di India semakin hopeless. Apa boleh buat, malahan Todd terus menerus ditekan atasannya yang di Amerika agar teamnya yang di India sukses mencapai target. Kalau tidak, Todd tidak boleh pulang dari India.

THE NAMESAKE (2006)
Dibintangi pemain film komedi Harold & Kumar, Kal Penn sebagai Gogol. Ayahnya memberi nama Gogol dari nama akhir penulis Russia, Nikolai Gogol. Lahir dan besar dengan kedua orang tua asli India di Amerika, Gogol sering berbeda pendapat dengan kedua orang tuanya. Nama “Gogol” pun, tidak Gogol sukai walaupun ayahnya memberi nama itu karena terinspirasi oleh Nikolai Gogol. Gogol harus berjuang menerima nama yang diberikan ayahnya.

SLUMDOG MILLIONAIRE (2009)
Film yang kebanjiran award ini bercerita tentang Jamal Malik yang mendadak menjadi jutawan setelah mengikuti kuis ‘Who wants to be a millionaire’.
Ketepatan Jamal dalam menjawab setiap pertanyaan membuat host acara itu curiga. Diseretlah Jamal ke polisi untuk diinterogasi tentang keaslian jawabannya sebelum berhasil sampai ke babak final. Setelah menderita siksaan bertubi-tubi, Jamal dibebaskan dari dugaan curang dan diizinkan menyelesaikan kuis ‘Who wants to be a millionaire?’ Jamalpun akhirnya memenangkan 20 juta rupees. Jelaslah sekarang Jamal menang bukan karena curang, jenius, atau keberuntungan melainkan karena takdir.

Selain film-film di atas, masih banyak lagi film-film lainnya yang berisi tentang India. Film yang masih ditunggu penyelesaiannya antara lain ‘Eat, Pray, and Love’ yang dilhami dari memoir penulis Amerika Alizabeth Gilbert ‘Eat, Pray, Love: One Woman search for Everything Across Italy, India, and Indonesia’, dan ‘Indian Summer’ tentang kisah kasih Nehru-Edwina yang masih dalam perdebatan dalam pembuatannya.

2 Responses

  1. hmm, bisa juga lewat filmfilm dokumenter macam Ram ke Naam (In the Name of God), Pitr, Putr aur Dharmayuddha (Father, Son and Holy War), Jang aur Aman (‘War and Peace’) untuk melihat sisi india yang lain

    salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s