Dunia Barat Menunjukkan Ketertarikan dengan Film India

20090726_084743_a2NEW DELHI–MI: Dunia barat kini menunjukkan ketertarikan dengan film India. Semuanya karena tari dan musiknya yang beberapa tahun lalu mereka tertawakan.

“Kami dulu ditertawakan dan Barat sangat melecehkan cara kami membuat film termasuk lagu dan tarinya. Musiknya termasuk yang dipandang rendah oleh mereka,” ujar megastar Bollywood Amitabh Bachchan.

“Namun, semua aspek itu kini berubah dan orang-orang menjadi cinta untuk menyaksikannya. Saya berharap ini menunjukkan bagaimana dan apa itu film kami,” ujar Amitabh kepada CNN saat acara Talk Asia.

Berbicara tentang kolaborasi Hollywood-Bollywood, Amitabh berkata, “Saya pikir ini harus lebih banyak dilakukan dari sektor ekonomi daripada sekadar berbagi kreativitas. Hollywood sangat sehat dari segi keuangan. Mereka menggunakan uang untuk investasi di produksi film yang sukses di India. Karenanya, jalinan dengan perusahaan Hollywood atau lainnya kini menjadi rutin.”

Banyak film India yang berkolaborasi secara internasional, di antaranya Singh Is King yang diproduksi Warner Brothers, film animasi Roadside Romeo yang didanai Disney, Kambakkht Ishq yang dibintangi artis Hollywood seperti Sylvester Stallone, Brandon Routh, dan Denise Richards. (IANS/OL-04)

Advertisements

Persiapan TIm Nasional PSSI untuk Turnamen Nehru Cup di India

imagesTEMPO Interaktif, Jakarta: Tim nasional senior Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia akan memulai pelatihan nasional pada 1 Juli mendatang. Pelatihan ini dilakukan sebagai persiapan timnas untuk pertandingan uji coba ke Singapura dan turnamen Nehru Cup di India.

“Kami siapkan untuk turnamen dan bukan untuk lawan Manchester United,” kata pelatih tim nasional Benny Dolo seusai pertemuan di kantor Badan Tim Nasional, Rabu (27/5).

Benny mengatakan tim akan memulai latihan untuk persiapan menghadapi partai uji coba dengan tim nasional Singapura. Tim juga akan mengikuti turnamen Nehru Cup di India pada 19-31 Agustus. Turnamen itu sebagai persiapan tim nasional menjelang kualifikasi Piala Asia 2011 Grup F melawan Kuwait 11 November mendatang.

Namun, Benny belum mau mengatakan siapa saja yang akan dipanggil masuk ke tim nasional tersebut. “Yang jelas nanti akan ada sekitar 20 sampai 23 pemain yang masuk,” katanya.

Delegasi PPI-India pada SI-2009

ppiPada Simposium Internasional Pelajar Indonesia 2009, PPI-India mengirimkan salah satu delegasinya, yaitu saudara Romi Djamaris. Saudara Romi Djamaris yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DP PPI-India Periode 2008/2009 adalah mahasiswa Program S2 Jurusan Ekonomi pada Universitas Jawaharlal Nehru yang berkedudukan di New Delhi, India.

Diharapkan keberangkatan beliau ke SI-2009 dapat memberikan andil besar dalam kesuksesan acara berikut mempersiapkan misi dan strategi bangsa Indonesia menghadapi tantangan dunia 2020.

Sukseskan Simposium Internasional Pelajar Indonesia 2009

Mencari Strategi Pembangunan Indonesia Menuju 2020

si2009Den Haag – Para pelajar dan intelektual Indonesia di luar negeri akan berkumpul untuk membahas dan mempersiapkan misi dan strategi bangsa Indonesia menghadapi tantangan dunia 2020.

Kegiatan yang akan digelar di Gedung Museon, Denhaag (3-5/7/2009) berformat simposium internasional itu merupakan kolaborasi bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda dan Aliansi PPI Luar Negeri atau Overseas Indonesian Students Association Alliance (OISAA).

Simposium bertema Visi dan Misi Intelektual Indonesia di Luar Negeri: Strategi Pembangunan Indonesia Menuju 2020, itu menurut rencana akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui teleconference.

Siaran pers panitia yang diterima detikcom hari ini (27/6/2009) melalui Sekjen PPI Belanda menyebutkan bahwa hasil yang diharapkan dari simposium ini antara lain memberikan rekomendasi bagi permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia di berbagai sektor.

Selain itu juga diharapkan akan terbentuk organisasi yang menghubungkan seluruh intelektual muda Indonesia di luar negeri untuk aktif bersama-sama memberikan kontribusi untuk bangsa Indonesia, serta terbentuknya database intelektual muda Indonesia di seluruh dunia untuk kemudian dapat bekerja sama dengan pemerintah.

Disebutkan bahwa Dubes RI untuk Kerajaan Belanda, J.E Habibie menyambut baik kegiatan ini. Sebagaimana telah dilakukan dalam dua tahun terakhir, KBRI Den Haag selalu berusaha maksimal untuk menumbuhkembangkan antusiasme dan semangat pelajar Indonesia di luar negeri untuk terus berkarya demi bangsa dan negara.

“Semangat itulah yang mendorong mereka untuk bersama-sama berjuang dengan para pemuda dan pelajar Indonesia di dalam negeri, saling berkolaborasi, bersatu untuk sebuah masa depan Indonesia yang lebih baik,” demikian Dubes.

Modal Nul Koma Nul

Ketua Panitia Achmad Adhitya mengatakan bahwa ketika ide ini digagas tak ada uang untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. Tak ada jaringan untuk menghubungi para ilmuwan, pemerintah dan jaringan kepemudaan. Yang ada hanyalah semangat bahwa hal yang dikerjakan ini diharapkan dapat memberikan sebuah sumbangsih untuk masa depan bangsa.

“Perlahan ide ini disosialisasikan ke beberapa pemuda Indonesia di belahan dunia yang lain. Seperti api kecil yang terus menerus ditumpahi minyak, semangat itu kian berkobar keseluruh penjuru dunia,” papar Adhitya.

Sementara itu Sekjen PPI Belanda Yohanes Widodo, akrab disapa Masboi, menuturkan bahwa sebanyak 30-an PPI di seluruh dunia terlibat dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan. Namun ada beberapa perwakilan PPI yang tidak bisa datang ke Den Haag karena kendala visa dan keuangan.

“Untuk pertama kali dalam dua puluh tahun terakhir pelajar Indonesia di luar negeri berkumpul dan menggelar acara simposium internasional bersama,” ujar Masboi.

Menurut Masboi, ini sesuatu yang luar biasa. “Rasa banggalah yang kemudian menyadarkan kita semua bahwa di mana pun kita berada, kita bisa dan harus selalu berkarya untuk bangsa,” tandasnya.

Agenda

Pada hari pertama akan ada bincang-bincang dengan Sekretaris Menpora Anis Baswedan PhD, Cut Maghfira, dan Dr. Nasir Tamara. Disusul ceramah umum Reposisi Indonesia di Percaturan Internasional oleh Jubir Kepresidenan Dr. Dino Pati Djalal.

Setelah itu diskusi panel Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia dalam Konteks Kerjasama dengan Pihak Asing dengan pembicara HM Rusli Zainal, Agusman Effendi, Henricus Herwin. Disusul panel kedua dengan tema Regenerasi Ilmuwan Muda dan Brain Gain Pemuda Indonesia.

Pada hari kedua akan menampilkan presentasi dan diskusi ilmiah di enam komisi yang dikoordinir oleh PPI UK, PPI Jerman, PPI Singapura, PPI Yaman, PPI Belanda, dan PPI Australia. Agenda hari ketiga adalah Pembentukan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4).

Rektor UIR Alumni India

detriProf. Dr. H. Detri Karya SE MA, lulusan Kanpur dan Lucknow University, adalah guru besar UIR dibidang ilmu perdagangan internasional, manajemen strategi . Beliau terpilih sebagai Rektor Universitas Islam Riau (UIR) periode 2009-2013 setelah unggul atas dua kandidat lainnya Prof Dr Hj Ellydar Chaidir SH MHum dan Dr Ir H Sugeng Wiyono MMT.

Dari 36 anggota senat UIR yang berhak memberikan hak pilihnya, 20 suara memilih Detri Karya, 12 suara memilih Ellydar, 1 suara untuk Sugeng, dan 2 suara abstain, serta 1 orang anggota senat tidak hadir dikarenakan berada diluar daerah.

http://www.riauterkini.com/hukum.php?arr=24486

Biografi Singkat:

Dr. Detri Karya, MA

Tempat/Tgl Lahir : Pekanbaru, 5 Febuari 1959,
Alamat : Jl. Surya Baru II No.1 Pasir Putih Pekanbaru
Riwayat Pendidikan :
1. SD Bunga Mas
2. SMP II Pekanbaru
3. SMA Rumbai
4. S1 FE Univ.Jayabaya-Jakarta
5. S2 Kanpur University-India
6. S3 Lucknow University-India,

Riwayat Pekerjaan : – Dosen UIR Sejak 1986,
– Ketua Jurusan Akuntansi
– Ketua Jurusan Studi Pembangunan
– Sekretaris Jurusan Manajemen
– Dekan Fakultas Ekonomi UIR
– PR II UIR
– Asisten Ditektur PT. PIR.

Pengalamam Organisasi :
– Pengurus ISEI-Riau
– Direktur PINBUK-Pekanbaru,
– Ketua ICMI ORSAT-Pekanbaru
– Ketua TIM Asistensi Kab.Pelalawan
– Ketua Lembaga Kerapatan Adat Kabupaten Pelalawan

Penampilan PPI-India dalam Pertandingan Sepak Bola Dalam Rangka Hari Kemerdekaan

4480_1116565435986_1282481008_30412235_5738719_n
Pada hari Sabtu kemarin (6/6), PPI-India ikut memeriahkan lomba sepak bola 17-an di KBRI New Delhi. Pertandingan sepak bola diikuti oleh 6 grup sepak bola; PPI 1, PPI 2, Athan, KBRI A dan KBRI B yang tiap grup diisi oleh 6 pemain.

Hasil Pertandingan:
Posisi I: KBRI A
Posisi II: PPI 2
Posisi III: PPI 1
Posisi IV: Athan
Posisi V: KBRI B

*Photo lengkapnya bisa dicari di facebook.

Silaturrahmi dan Pengajian di Kediaman Kapten Surjo

SL278361Pada Sabtu sore (30/5) kemarin, PPI-India menerima undangan silaturrahmi dan pengajian dari keluarga Bapak Surjo yang juga sebagai Penasehat DP PPI-India, di Gurgaon, sebuah kota di samping Delhi. Acara silaturrahmi diisi dengan pengajian oleh Ust. Abdul Jabbar dari Nizamuddin.

Dalam ceramahnya, Ust. Abdul Jabbar mengingatkan generasi muda untuk sekuat tenaga menyaring ekses perkembangan zaman yang semakin tidak mencerminkan etika ketimuran. Dengan diselingi humor kocak Ust. Abdul Jabbar yang ditemani oleh anaknya memberikan bekal-bekal bermanfaat bagi mahasiswa/i di India pada khuhsusnya.

Segenap Dewan Pimpinan dan Anggota PPI-India mengucapkan terima kasih kepada Kapten Surjo dan keluarga yang selama ini telah membimbing PPI-India pada khususnya dan mahasiswa/i Indonesia di India pada umumnya. Dengan akan berpindah tugasnya ke Malaysia kami mengucapkan sampai jumpa kembali dan berharap silaturrahmi akan tetap terjaga. Amin.